Kamis, 13 April 2017

Kesenian Baduy



“Alat Musik Kumbang”
Menurut William A. Haviland , Kesenian merupakan keseluruhan sistem yang dapat melibatkan proses penggunaan dari imajinasi manusia secara kreatif pada kelompok masyarakat dengan suatu kebudayaan tertentu.(woocara.blogspot.co.id : 2015).
Setiap daerah memiliki kesenian yang menjadi suatu ciri khas daerah tersebut, seperti halnya didaerah Kabupaten Lebak Provinsi Banten tepatnya Suku Baduy , masarakat suku Baduy merupakan masyarakat yang masih memegang teguh kebudayaanya terutama dalam bidang kesenian, dalam kesenian baduy terdapat pula kesenian khas terutama dalam bidang pertanian.
Untuk masyarakat Suku baduy pertanian sangatlah penting maka untuk menunjang agar hasil pertanian mereka bagus maka mereka harus melakukan beberapa tradisi saat memulai pertanian diantaranya memainkan alat music tradisional untuk menunjang hasil pertanian diantaranya angklung buhun, karinding, kumbang, tarawelot dan lainya.
Kumbang merupakan alat music tiup yang sama dengan suling yang membedakan ialah kumbang memiliki ukuran lebih panjang di bandingkan dengan suling. Kumbang dimainkan dimiringkan dan memiliki 3 lubang.
Kumbang dimainkan saat nyacar sera (buka lahan) yang dilakukan dalam satu bulan sebelum mulai membuka lahan , dipercaya untuk mengusir ular atau pun binatang berbahaya lainya. Menurut ayah Saidi Kumbang dimainkan untuk mengundang buut/ bajing dari kahiyangan bahwa bajing akan membawa keselamatan dan melindungi dari berbagai binatang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar