“Alat Musik Kumbang”
Menurut William A. Haviland , Kesenian merupakan
keseluruhan sistem yang dapat melibatkan proses penggunaan dari imajinasi
manusia secara kreatif pada kelompok masyarakat dengan suatu kebudayaan
tertentu.(woocara.blogspot.co.id : 2015).
Setiap daerah memiliki kesenian yang menjadi suatu ciri
khas daerah tersebut, seperti halnya didaerah Kabupaten Lebak Provinsi Banten
tepatnya Suku Baduy , masarakat suku Baduy merupakan masyarakat yang masih
memegang teguh kebudayaanya terutama dalam bidang kesenian, dalam kesenian
baduy terdapat pula kesenian khas terutama dalam bidang pertanian.
Untuk masyarakat
Suku baduy pertanian sangatlah penting maka untuk menunjang
agar hasil pertanian mereka bagus maka mereka harus melakukan beberapa tradisi
saat memulai pertanian diantaranya memainkan alat music tradisional untuk
menunjang hasil pertanian diantaranya angklung buhun, karinding, kumbang,
tarawelot dan lainya.
Kumbang merupakan alat music tiup yang sama dengan suling
yang membedakan ialah kumbang memiliki ukuran lebih panjang di bandingkan
dengan suling. Kumbang dimainkan dimiringkan dan memiliki 3 lubang.
Kumbang
dimainkan saat nyacar sera (buka lahan) yang dilakukan dalam satu bulan sebelum
mulai membuka lahan , dipercaya untuk mengusir ular atau pun binatang berbahaya
lainya. Menurut ayah Saidi Kumbang dimainkan untuk mengundang buut/ bajing dari
kahiyangan bahwa bajing akan membawa keselamatan dan melindungi dari berbagai
binatang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar