HARAPAN
by.WILI WILASTRI
Aku berdiri di 9 meter tepat disebelah
rel kereta…
penuh ilalang yang sedang berbunga putih
bersih tanpa noda,,,
kurentangkan tanganku dan ku tadahkan
kepala dan ku pejamkan mata…
mataharipun menyambut menghangatkan
tubuhku…
kurasakan hangatnya matahari rasanya tak
ingin berlalu…
Tak terasa hari sudah petang rasa sedih
pun datang..
Tapi ku tetap semangat ..
Dalam hati ku berkata “ esok matahari ini
pun akan kembali seperti yang telah kurasakan yaitu selalu menghangatkanku “ kataku
menghibur diri…
Ternyata aku salah matahari kemarin tak
seindah matahari hari ini..
Hari ini awanpun gelap...
Matahari terbit dan kemudian menghilang..
Hanya ada halilintar menyambar yang
membuat hatiku enggan untuk mengingat hal indah itu bersama matahari..
Kini halilintar membuatku sadar matahari
tak akan selamanya menemani, menghangatkan , serta membakar semangatku hingga
berkobar-kobar..
Memang sulit membuang kenangan itu tapi
apadaya halilintar menutup ingatanku..
Dan ku berharap matahari yang terganti oleh halilintar
kemudian berubah menjadi pelangi yang indah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar